Total Pageviews

Popular Posts

Viewers

Pages

Powered by Blogger.
Friday, August 8, 2014
     Pada tanggal 25-31 Juli 2014, saya dan kontingen Indonesia lainnya menghadiri acara Asia International Mathematical Olympiad ( AIMO ) di Chengdu, China. Karena terdapat banyak tempat yang kami kunjungi, maka saya akan menceritakan perjalanan pada tanggal 28 Juli 2014.
   Hari Senin, 28 Juli 2014, setelah sarapan di hotel, kontingen Indonesia pergi menuju Dujiangyan, yaitu sebuah lokasi wisata, berjarak kurang lebih 55 km dari pusat kota Chengdu.Atraksi utama di Dujiangyan adalah sistem irigasi. Kita dapat melihat bagaimana peradaban China pada zaman dahulu telah berkembang. Selain digunakan untuk irigasi, juga untuk mencegah banjir yang dulu selalu menghantam kota Chengdu.
   Memasuki area wisata Dujiangyan, kita akan dikenai biaya sebesar 40 yuan ( dengan anggapan 1 yuan = Rp2.000,00 , maka tiket masuk kurang lebih Rp80.000,00 ). Perjalanan menuju area sungai sendiri harus ditempu dengan jalan kaki. Sepanjang perjalanan, terdapat kuil-kuil yang dapat dikunjungi.
   Salah satu hal unik dalam perjalanan ke Dujiangyan adalah melewati Jembatan Anlan. Jembatan ini merupakan jembatan gantung kabel yang terutama terbuat dari kayu. Jembatan ini bergoyang, sehingga kita harus berpegangan agar tidak terjatuh. Pemandangan yang terlihat ketika kita melihat ke bawah adalah sungai yang sangat deras. Memang menyeramkan, tapi patut dicoba.
   Sampai di seberang, kami beristirahat, dikarenakan perjalanan jalan kaki yang cukup panjang, lalu berfoto bersama-sama. Puas berfoto, kami kembali menuju titik awal. Karena jarak menuju tempat awal jauh ( kurang lebih 1,5 km ), kami menggunakan mobil keliling dengan tiket 10 yuan per orang.
   Dari Dujiangyan, kami pergi menuju Jin Li. Jin Li merupakan sebuah area dengan bangunan-bangunan bergaya tradisional. Tidak hanya itu, Jin Li juga merupakan tempat yang tepat untuk membeli suvenir. Beragam suvenir tersedia di sini; gantungan kunci, boneka kipas, mainan, bahkan penjualan kaligrafi. Kawasan ini sangat ramai, sehingga mungkin harus berdesak-desakan agar bisa masuk sampai ke dalam.
   Memasuki Jin Li, anda akan merasakan atmosfer khas Tiongkok yang begitu kuat. Kami berjalan santai, menelusuri toko-toko yang ada di sana. Saya membeli beberapa barang, seperti kipas. Harganya juga cukup terjangkau. Untuk kipas, saya membeli seharga 40 yuan, tapi kualitasnya sudah sangat bagus. Selepas dari JinLi, kami kembali ke hotel untuk beristirahat.

Bersama kontingen Indonesia di Dujiangyan




Hotel
Chengdu Grand Hotel

Chengdu Grand Hotel
29 Renmin North Road, 2nd Section, Chengdu
http://www.cdgrandhotel.com ( Website Bahasa Mandarin )
-Hotel bintang tiga, lokasi di tengah kota. Cukup nyaman untuk sekedar tidur.





Transportasi

Penerbangan Jakarta ( CGK ) - Chengdu ( CTU )
-Terdapat beberapa pilihan rute, karena tidak ada penerbangan langsung dari Jakarta menuju Chengdu, sehingga harus transit. Buka expedia.com.sg untuk lebih detail. Saya menyarankan adalah menggunakan AirAsia. Untuk AirAsia, transit hanya 2 jam, dan harga berkisar Rp2.000.000,00-4.000.000,00 ( belum tiket balik ). Info lebih lanjut buka www.airasia.com

Makanan

Makanan Sichuan sangat lezat, sehingga perlu dicoba. Untuk yang khawatir akan kehalalannya, berikut saya berikan website referensi tempat makanan halal di Chengdu : http://www.islamichina.com/chengdu-halal-restaurants.html

Tempat Wisata Lain

Sichuan Museum

Museum yang memamerkan kehidupan masyarakat Sichuan.
No.251 Huanhua South Road, Wuhou District, Chengdu 610041, China



Research Institute for Giant Panda Breeding

Tempat penelitian panda. Anda dapat melihat panda, baik yang dewasa maupun yang masih bayi.
No.1375 Xiongmao Avenue the Outside Northern Third Ring Road, Chenghua District, Chengdu
Harga masuk : 58 Yuan



Sumber : www.travelchinaguide.com










0 comments:

Rainbow Pinwheel Pointer